Sabtu, 31 Desember 2016

BANSER LALU LINTAS BLITAR

Dalam menyikapi banyaknya kegiatan ternyata BANSER ( Barisan Ansor Serbaguna ) Kab. Blitar sudah bergerak cepat dalam meningkatkan SDM anggotanya. Kegiatan demi kegiatan yang tak pernah putus ternyata Jajaran SATKORCAB Kab. Blitar , sudah mengadakan Diklat khusus tentang lalu lintas yaitu pada 25 sampai 27 Desember 2015 . Satu tahun telah berlalu namun semanagat para anggota BANSER LALU LINTAS ( BALANTAS ) , tak pernah surut, mengawal berbagai  kegiatan keAgamaan dijalan membantu membantu Kepolisian dalam pengaturan lalu lintas. 

Ilmu yang mereka peroleh dari Kepolisian yang dihadiri lansung oleh KASAT LANTAS ( AKP. EKO ISKANDAR ) dan KASAT INTEL , dan juga dari KODIM 0808 blitar yang dihadiri oleh KASDIM , PASI INTEL, dan juga beberapa motifator  seperti, Habib Ja'far ( Malang ), 
KH. Imron Jamil ( Jombang ),H. Ahmad Tamim anggota DPRD Provinsi yang juga merupakan sekretaris wilayah GP ANSOR Jatim , juga tak pernah ketinggalan PC NU Kab. Blitar yang diwakili oleh Ky. Farhan. Tidak sia sia rasanya, akan menjadi lebih baik kiprah BALANTAS 
( Banser Lalu Lintas ) dalam  mengawal kegiatan - kegiatan.


Walaupun sebenarnya masih jauh dari profesional namun peran mereka sangat membantu sekali . Perjuangan belum usai dan tek pernah usai, teruslah bergerak dan bergerak dan tetap satu KOMANDO.



Melangkah kami bergerak maju
Melebat menuju medan juang
Tak gentar apapun hebatnya musuh
Kebenaran pasti menang
            Minggirlah jangan menghalang langkahku
            Jihad sabilillah membentang
            Kami rela walau jiwa raga hancur
            Ku bela negeri bangsa agama
Reff
Banser…Banser… Barisan Ansor Serbaguna
Banser…Banser…Bersenjata Agama
Dibawah panji islam dinaungi para ulama’
Ahlisunnah wal jama’ah
            Kusingsingkan kepentingan pribadi
            Satu KOMANDO ku jaga
            Ku berjuang dengan tulus untuk bangsa
            Indonesia yang ku cinta       

#kuncung







ADA GAJI yang HARIAN, MINGGUAN dan BULANAN

Semangat yang luar biasa yang tertanam dalam jiwa para penegak Nawa Prasetya di Kabupaten Blitar. Hapir setiap hari kegiatan keAgamaan digelar mulai dari desa hingga tingkat kecamatan . Berbagai kegiatan mulai dari Pengajian PHBI , Pengajian yang bersifat rutin, Jama'ah Sholawat , ada JMC ada juga JSN dan sholawat - sholawat yang lain yang tak pernah ada jeda satu haripun di Kabupaten Blitar. Dan kegiatan itu tak lepas dari pandangan saya , setiap kegiatan anggota BANSER ( Barisan Ansor Serbaguna ) pasti terlibat dalam pengamanan tersebut. Harpir setiap hari ada kegiatan mereka tetap ada dan tetap siaga untuk mengamankan pelaksanaan kegiatan , bahkan kadang pagi ada kegiatan rutinan malam ada kegiatan pengajian (PHBI) ataupun kegiatan sholawatan dan itupun kadang terlihat orang yang sama. 
Hingga kagum saya melihat kegigihan dan semangat yang luar biasa BANSER membawa saya mendekat pada seseorang anggota dan diarahkan pada seorang yang sedang berdiri ditepi jalan pada suatu kegiatan mewarna yang diadakan oleh PC Muslimat Nahdlatul Ulama' di Kampung Coklat .

" Ndan kegiatan BANSER yang luar biasa, hampir setiap hari ada kegiatan di tiap - tiap kecamatan ini bagaimana pembagian tugasnya ???"
" Ya pembagianya tiap-tiap rayon ataupun kecamatan , setiap ada kegiatan maka Kasatkoryon lah yang mengkondisikan"
" Terus Ndan , ..apa ada gaji atau honornya anggota BANSER ?? 

Pertanyaan itupun terlontar spontan dari mulutku karena melihat kegiatan yang tiada henti. Kemudian terucap sambil tersenyum , dari Mahmudi yang tertulis didada namun anggota yang lain memanggil dengan panggilan Mudek.

" Gaji...mas...., Ya jelas  ada..sahabat-sahabat ini tinggal memilih ngambilnya harian, mingguan , atau bulanan."

Saya pun tercengang, namun terputus lagi oleh pembicaraan sahabat Mahmudi (Mudek) lagi sambil tersenyum, 

" Maksudnya...kalau yang diambil harian itu bagi sahabat - sahabat yang kerja pocokan atau seadanya , yang diambil mingguan biasanya yang kerja dibangunan , yang diambil bulanan yang kerja di pabrik ataupun perusahaan.  BANSER itu mas..ikhlas tidak ada bayaran ataupun gaji, kalau tidak bekerja ya tidak dapat gaji. Mereka adalah para pejuang yang tulus dan ikhlas mengabdikan diri untuk Agama dan Bangsa ." 

 Begitu luar biasa ternyata, akhirnyapun saya bersalaman bergeser  . #kuncung